Menu

Pembayaran Gaji PNS Melalui BRI

  • Rabu, 03 September 2008
  • 8524x Dilihat
JAKARTA-Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Taufiq Effendi mengharapkan realisasi updating data kepegawaian bisa lebih cepat menyusul pembayaran gaji pegawai negeri melalui Bank BRI. Selain itu, diharapkan bisa mempercepat akurasi data kepegawaian secara nasional. ”Akurasi data aparatur khususnya pegawai negeri perlu segera diwujudkan. Sebab kalau dibiarkan, akan semakin menambah kompleksitas permasalahan aparatur,” ujar Menteri usai melakukan penandatanganan MoU dengan Dirut Bank BRI, Sofyan Basir, di Jakarta, Jumat (15/8). Pembenahan data aparatur melalui program penataan ulang (PUPNS) tahun 2003 dapat diketahui data jumlah dan distribusi PNS. Namun data yang ada di database Badan Kepegawaian Negara (BKN), Depkeu, Askes, Taspen, serta instansi daerah tidak sama. BKN mengelola data PNS, Askes mengelola data PNS dalam bidang asuransi kesehatan, Taperum mengelola data PNS dalam rangka bantuan perumahan, Taspen mengelola data pensiunan PNS, sementara Asabri mengelola pensiunan anggota TNI/Polri. ”Kita memerlukan suatu program yang interconected antara data-data tersebut dalam satu jaringan yang senantiasa up dated, ” tambah Meneg PAN. Dengan pembayaran gaji PNS melalui Bank BRI di seluruh Indonesia, diharapkan secara bertahap bisa memadukan berbagai sistem dalam jaringan yang interconected. Langkah ini dinilainya sebagai proses yang paling cepat dan tepat. Sebab setiap perubahan data kepegawaian segera dapat termonitor melalui pembayaran gaji. Diingatkan, yang paling utama dari MoU ini adalah adalah terbangunnya suatu sistem yang terintegrasi antar unit-unit pengolah data kepegawaian melalui mekanisme ini, dan masing-mnasing tetap memiliki kemandirian. Ke depan, diharapkan sekaligus bisa menghasilkan profil data kepegawaian sebagai bahan kebijakan, baik oleh Menpan maupun BKN. Menjawab wartawan, Menteri mengatakan, meski pembayaran gaji melalui BRI, tetapi tidak ada keharusan bagi PNS hanya memiliki rekening BRI. Dalam kesempatan itu, Dirut BRI, Sofyan Basir mengatakan bahwa saat ini pihaknya memiliki lebih dari 5.000 kantor di seluruh Indonesia dan luar negeri. Dia berjanji akan menempatkan unit kerja dan anjungan tunai mandiri (ATM) di seluruh sentra PNS. Bank BRI merupakan pemenang tender bidang perbankan dan oleh Menteri Keuangan dinyatakan sebagai bank operasional mitra kerja Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), yang sekaligus bisa menjadi bank penyalur gaji PNS. (Humas Menpan)